Di awal perkenalan, ada beberapa topik yang sebaiknya dihindari karena bisa dianggap terlalu pribadi atau sensitif. Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang sebaiknya tidak ditanyakan:
- “How much do you earn?” – Menanyakan tentang pendapatan seseorang dianggap tidak sopan dan terlalu pribadi.
- “Are you married or single?” – Status pernikahan adalah topik yang sensitif bagi banyak orang.
- “How old are you?” – Umur juga bisa menjadi topik yang sensitif dan tidak semua orang nyaman membicarakannya.
- “Do you have kids?” – Pertanyaan ini bisa menyentuh topik yang pribadi dan mungkin menyakitkan bagi beberapa orang.
- “Where do you live exactly?” – Menanyakan alamat lengkap seseorang bisa dianggap invasif.
- “Why are you still single?” – Pertanyaan ini bisa menyinggung perasaan dan menyentuh topik pribadi.
- “What religion do you follow?” – Agama adalah topik yang sangat pribadi dan bisa menyebabkan ketidaknyamanan.
- “Who did you vote for?” – Pertanyaan tentang pilihan politik bisa memicu perdebatan atau ketidaknyamanan.
- “Have you gained/lost weight?” – Komentar tentang penampilan fisik, terutama berat badan, bisa dianggap kasar.
- “What’s your sexual orientation?” – Orientasi seksual adalah topik pribadi yang sebaiknya tidak ditanyakan di awal perkenalan.
Di awal perkenalan, ada beberapa topik yang lebih aman dan dapat membantu memulai percakapan dengan baik. Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang boleh ditanyakan:
- “What do you do for a living?” – Menanyakan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari seseorang.
- “Where are you from?” – Menanyakan asal seseorang, yang bisa membuka diskusi tentang tempat tinggal atau kota asal.
- “What are your hobbies?” – Menanyakan hobi atau minat bisa menjadi cara yang bagus untuk menemukan kesamaan.
- “Have you seen any good movies or read any good books lately?” – Menanyakan rekomendasi film atau buku bisa membuka diskusi yang menarik.
- “Do you have any travel plans coming up?” – Menanyakan rencana perjalanan bisa menjadi topik yang menarik dan menyenangkan.
- “How do you like to spend your weekends?” – Menanyakan aktivitas di akhir pekan bisa memberikan gambaran tentang minat seseorang.
- “Are you into any sports or fitness activities?” – Menanyakan minat dalam olahraga atau aktivitas kebugaran.
- “Do you enjoy cooking or trying new restaurants?” – Menanyakan minat dalam kuliner bisa menjadi cara yang bagus untuk memulai percakapan.
- “What kind of music do you like?” – Menanyakan selera musik bisa menjadi topik yang menyenangkan.
- “Have you been to any interesting events or places recently?” – Menanyakan pengalaman baru atau menarik yang baru-baru ini dialami.
Pertanyaan-pertanyaan ini membantu menciptakan suasana yang ramah dan terbuka tanpa menyentuh topik yang terlalu pribadi atau sensitif.

