Pengertian: Derivasi adalah proses pembentukan kata baru dengan menambahkan afiks (prefixes atau suffixes) pada kata dasar. Proses ini mengubah makna atau kelas kata dari kata dasar yang digunakan. Derivasi dapat menghasilkan kata dengan makna yang berbeda atau kelas kata yang berbeda, seperti dari kata benda menjadi kata sifat, dari kata kerja menjadi kata benda, dan lain-lain.
Jenis-jenis Afiks dalam Derivasi
- Prefix (Awalan): Afiks yang ditambahkan di awal kata dasar.
- Suffix (Akhiran): Afiks yang ditambahkan di akhir kata dasar.
Contoh Derivasi dalam Bahasa Inggris
1. Dari Kata Kerja ke Kata Benda:
- Verb: “act” -> Noun: “action” (suffix “-ion”)
- Verb: “decide” -> Noun: “decision” (suffix “-sion”)
- Verb: “create” -> Noun: “creation” (suffix “-ion”)
2. Dari Kata Benda ke Kata Sifat:
- Noun: “danger” -> Adjective: “dangerous” (suffix “-ous”)
- Noun: “joy” -> Adjective: “joyful” (suffix “-ful”)
- Noun: “child” -> Adjective: “childish” (suffix “-ish”)
3. Dari Kata Sifat ke Kata Benda:
- Adjective: “happy” -> Noun: “happiness” (suffix “-ness”)
- Adjective: “dark” -> Noun: “darkness” (suffix “-ness”)
- Adjective: “beautiful” -> Noun: “beauty” (suffix “-y”)
4. Dari Kata Kerja ke Kata Sifat:
- Verb: “read” -> Adjective: “readable” (suffix “-able”)
- Verb: “break” -> Adjective: “breakable” (suffix “-able”)
- Verb: “enjoy” -> Adjective: “enjoyable” (suffix “-able”)
5. Dari Kata Sifat ke Kata Keterangan:
- Adjective: “quick” -> Adverb: “quickly” (suffix “-ly”)
- Adjective: “happy” -> Adverb: “happily” (suffix “-ly”)
- Adjective: “slow” -> Adverb: “slowly” (suffix “-ly”)
6. Menggunakan Prefix:
- Prefix: “un-” pada kata Adjective: “happy” -> Adjective: “unhappy”
- Prefix: “re-” pada kata Verb: “write” -> Verb: “rewrite”
- Prefix: “dis-” pada kata Verb: “agree” -> Verb: “disagree”
Pengaruh Derivasi pada Makna
Derivasi tidak hanya mengubah kelas kata tetapi juga dapat mengubah makna kata secara signifikan. Misalnya:
- “Kind” (baik) menjadi “unkind” (tidak baik) dengan prefix “un-“.
- “Appear” (muncul) menjadi “disappear” (menghilang) dengan prefix “dis-“.
Proses derivasi memungkinkan bahasa untuk berkembang dan menciptakan kata-kata baru yang dapat mengekspresikan konsep dan ide yang lebih kompleks. Dengan memahami dan mengenali pola derivasi, kita dapat memperkaya kosakata kita dan memahami kata-kata yang mungkin belum pernah kita temui sebelumnya.

